August 22, 2021
 
Ini mungkin tampak seperti mukjizat, tetapi ia benar-benar membuat grup perusahaan independen yang besar dan beragam ini dikenal sebagai Sugar Group Companies untuk bekerja bersama untuk tujuan bersama. Itu berarti, ia membuat mereka bekerja untuk kepentingan masing-masing perusahaan mereka sendiri dan juga untuk kepentingan seluruh kelompok secara keseluruhan. Dari posisinya sebagai Chief Executive Officer (CEO) Gunawan Jusuf sebenarnya tidak bertanggung jawab atas satu perusahaan. Sebaliknya, ia mengawasi operasi beberapa perusahaan yang menanam dan memperbaiki produk gula untuk pasar massal di Indonesia.
 
Karena ini bukan satu-satunya perusahaan, pekerjaan Gunawan Jusuf menjalankan Sugar Group Companies mungkin tampak mirip dengan menggembalakan kucing. Selain mengoperasikan banyak perkebunan tebu dan kilang yang berlokasi di seluruh Indonesia, Sugar Group Companies juga mengoperasikan sedikitnya selusin kantor di seluruh Indonesia. Namun, meskipun ada begitu banyak elemen untuk dikandung, Gunawan Jusuf telah memimpin pertumbuhan fenomenal dari banyak produk, terutama Gulaku, yang merupakan nama rumah tangga di seluruh Indonesia. Itu bukan prestasi kecil bagi eksekutif mana pun, itulah sebabnya Gunawan Jusuf mendapatkan begitu banyak penghargaan dalam bisnis Indonesia.
October 22, 2019
 
Gunawan Jusuf adalah pemimpin bisnis yang disegani di Indonesia. Dengan pendidikan dari Universitas Gadjah Mada, ia adalah salah satu dari banyak alumni sukses dari sekolah. Jusuf menjabat sebagai chief executive officer dari The Sugar Group Companies, sebuah kumpulan merek bisnis yang berbasis di Indonesia yang bekerja di berbagai aspek industri tebu. Perusahaan ini berkantor pusat di Provinsi Lampung, Indonesia. Tapi Jusuf lebih dari kepala konglomerat tebu ini. Dia juga adalah penulis pemula, menerbitkan buku pertamanya di awal 2016 berjudul Blue Gold. Pekerjaan yang diteliti oleh Jusuf ini berfokus pada air bersih di Indonesia dan kurangnya pengawasan pemerintah, sumber daya dan banyak lagi yang telah menyebabkan menipisnya air bersih bagi penduduk negara.